Aku tahu sejak awal
Memang seharusnya ku sadari itu
Walaupun tak sungguh-sungguh terbukti
Tapi aku merasakannya
Sebelum aku ada di Kampus ini
Saat aku masih di masa Putih Abu-Abu
Aku menyukai seorang lelaki saat kelas 2 hingga 3
Dia memang bukan yang pertama
Bahkan dia tidak setampan orang-orang yang pernah ku cintai
(Maaf ya)
Berawal dari ejekan teman-teman
Hingga suatu hari dia meminjam buku ke rumahku
Dia satu-satunya lelaki yang pernah ke rumahku
Aku mulai menyukainya perlahan
Hingga ternyata ia sebelumnya menyukai teman sekelasku
Aku cemburu sekali pastinya
Saat ia tahu aku cemburu, ia malah permainkan itu
Dia yang paling buatku tersenyum tapi juga paling buatku menangis
Tapi kenapa, hingga 4 bulan ini, aku masih teringat
Meskipun aku menemukan penggantinya di hatiku
Sampai setelah ini berakhir pun aku tetap teringat dia
Aku berusaha melupakan dia sampai aku melupakannya dengan sendirinya
Dia tetap bersinggah di sudut fikiranku
Bahkan hingga kini pun aku serasa masih bersamanya
Tanpa memikirkan perih yang dia lakukan padaku
Aku berharap tak sekedar mengingat tapi melihat
Dan aku pun mulai merasa, dia adalah takdirku
Seiring berjalannya waktu, tak sedikitpun aku lupa baik dirinya maupun tentangnya
Ya Allah, jika benar memang dia jodohku
Pertemukan aku dengannya suatu hari nanti di saat yang tak akan kita duga sebelumnya
Dan hubungkan kami dengan jalan-Mu dan kisah yang akan Engkau gulirkan pada kami
Semoga kata hatiku ini tak salah
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar